KPK Ingatkan Netralitas ASN dalam Pemilu 2024

Liputan6.com, Jakarta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar menjaga netralitas di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Sebab, ASN dianggap salah satu pilar terselenggaranya roda pemerintahan.

“Pesta demokrasi ini adalah awal pondasi sistem pemerintah nasional ke depan. ASN merupakan pilar penyelenggara pemerintah. Sebagai pilar kuat, ASN harus berintegritas, profesional, netral, serta bersih dari Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN),” pesan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron dalam keterangannya, Minggu (22/10/2023).

Ghufron mengatakan ASN rawan melakukan politisasi birokrasi hingga korupsi melalui beragam modus dengan memanfaatkan statusnya di lingkungan pemerintah pusat ataupun pemerintah daerah. Untuk itu, semestinya pemilu berjalan diiringi dengan integritas tinggi.

“Pemilu harus berintegritas, sebab akan menentukan ketatanegaraan masa depan. Jika pemilu sudah tidak berintegritas, maka bisa menghasilkan ASN yang tidak berintegritas. Jika ASN tidak berintegritas, bisa terjadi sistem mutasi pegawai, pengadaan barang/jasa, yang diperjual belikan,” kata Nurul Ghufron.

Nurul Ghufron menyinggung hak dan kewajiban ASN pada kegiatan elektoral dengan tujuan menjaga netralitas dan profesionalitas. Nurul Ghufron menegaskan peran penting ASN agar tidak terlibat jauh hingga menguntungkan satu pihak pada kontestasi politik.

“ASN boleh menentukan pilihan (di pemilu), tapi tidak boleh mengajak orang lain memilih seorang calon. Perlu diingat, ASN harus loyal kepada struktur pemerintahan, bukan pada individu yang menjabat di struktural tersebut. Biarlah calon tersebut mengampanyekan diri, tapi sekali lagi ASN jangan ikut-ikutan bagian dari kampanye seorang calon,” papar Nurul Ghufron.

Nurul Ghufron menegaskan, KPK hadir pada pemilu 2024 dengan tujuan melakukan pencegahan korupsi sebagai bentuk politik cerdas berintegritas.

“Perlu digarisbawahi, KPK tidak sedang mengatur, menilai, atau mengawasi pemilu. Namun, KPK memandang pemilu bisa jadi gerbang korupsi. Oleh karena itu, KPK berharap pemilu berjalan tanpa korupsi,” pungkasnya.

Baca Juga  Solidaritas Indonesia terhadap Warga Gaza: Jokowi Pastikan Pengiriman Bantuan Melalui Udara

 

Seorang ASN mengamuk dan merusak fasilitas Kantor Lurah Fookuni, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Sang ASN mengamuk lantaran tidak terpilih menjadi panitia pemungutan suara atau PPS untuk Pemilu 2024 mendatang.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *