KPK: Total Uang yang Disita dari Rumah Dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo Ada Rp30 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut total uang yang diamankan dari rumah dinas Menteri Pertanian atau Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) sekitar Rp30 miliar.

Penggeledahan di rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) diketahui terjadi pada Kamis 28 September hingga Jumat 29 September 2023. Selain uang, diketahui tim penyidik KPK juga menemukan 12 pucuk senjata api.

“Jumlahnya lumayan besar, kurang lebih Rp30 miliar. Juga dugaan senjata api yang juga sudah diserahkan kepada Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya,” ujar Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung KPK, Senin (2/10/2023).

Ali mengatakan, tim penyidik bakal mengonfirmasi temuan uang itu kepada para saksi untuk memperkuat dugaan uang tersebut berkaitan dengan kasus yang tengah ditangani KPK.

“Ke depan perlu kami lakukan konfirmasi kepada pihak-pihak yang dipanggil sebagai saksi,” kata Ali.

Ali berharap semua pihak kooperatif terhadap proses hukum dan bersedia memberikan keterangan saat dibutuhkan tim penyidik.

“Jadi, siapa pun yang kemudian diduga mengetahui seluruh perbuatan, kami pastikan dipanggil sebagai saksi dan kami juga berharap dalam kesempatan ini nanti siapa pun yang dipanggil oleh penyidik KPK dalam perkara ini kami sangat berharap agar kooperatif hadir memenuhi panggilan tim penyidik KPK,” jelas Ali.

Sebelumnya, dalam kasus dugaan korupsi di Kementan ini, Menteri Syahrul Yasin Limpo (SYL) dikabarkan sudah menjadi tersangka. Terkait penetapan Syahrul Yasin Limpo sebagai tersangka dibenarkan sumber Liputan6.com.

“Benar (SYL sudah tersangka),” ujar sumber dikutip Jumat 29 September 2023.

Selain SYL, ada dua pihak lagi yang sudah dijerat KPK. Mereka yakni Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono, dan Direktur Alat Pertanian Kementan Muhammad Hatta.

Baca Juga  เกมรักทรยศep4 viral video telegram

 

Terkait penemuan belasan pucuk senjata api saat penggeledahan di rumah dinas Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Jalan Widya Chandra, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Polda Metro Jaya membenarkan telah berkoordinasi dan juga telah menerima 12 s…

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *