Putusan MK soal Syarat Usia Capres-Cawapres Jangan Dilihat Jangka Pendek

Liputan6.com, Jakarta Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat calon presiden dan calon wakil presiden minimal 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah jangan dilihat sebagai kepentingan jangka pendek.

Founder Cyrus Network Hasan Nasbi memandang putusan itu bermanfaat di pemilu mendatang untuk memberikan kesempatan bagi anak muda maju sebagai pemimpin nasional.

“Kalau sudah ada yang kayak begini kita gak boleh marah marah aja karena kita cuma menganggap Pemilu itu tahun 2024, pemilu tuh masih panjang, selama negara ini masih berdiri tetap ada Pemilu, 2029 2034,” kata Hasan kepada wartawan, Sabtu (21/10).

Putusan MK itu menjadi pintu masuk bagi anak muda untuk berkompetisi di kancah nasional. Termasuk juga anak-anak politisi dan capres hari ini.

“Jadi kalau berhenti melihat 2024 marah marah aja kerja kita, harus dilihat jangka panjang, jangan jangan nanti Mas Alam anaknya Mas Ganjar belum usia 40 udah bisa jadi calon juga kan,” ujar Hasan.

“Artinya ada kesempatan itu, ada kesempatan anaknya Ibu Puan juga naik ke pentas nasional atau anaknya siapa bukan anaknya siapa siapa juga bisa selamat dia sudah elected official,” sambungnya.

Menurut Hasan, putusan MK tidak bisa dilihat hanya untuk memuluskan jalan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai cawapres. Karena kepala daerah yang berusia muda lainnya terbuka untuk maju di Pilpres.

“Jadi orang orang ini nanti di masa akan datang bisa mewarnai politik nasional, jadi capres jadi cawapres, jadi gak bisa kita melihat aturan ini hanya untuk Gibran karena pemilu gak cuma tahun 2024,” kata Hasan.

“Kalau ada anak anak muda yang kualifikasinya memadai, kesempatan nya ada, ya kenapa enggak, undang undang sudah membolehkan itu akhirnya,” imbuhnya.

Baca Juga  VIDEO: Pelukan Hangat Jokowi dan Vladimir Putin di Beijing

 

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *